Apa saja Perbedaan Investasi langsung dan Investasi Tidak langsung???

Investasi langsung dan Investasi tidak langsung sendiri sering disalah artikan oleh sebagian orang, sebab mereka belum terlalu memahami contoh kegiatan yang termasuk investasi langsung ataupun investasi tidak langsung.

Perbedaan Investasi Langsung dan Investasi tidak langsung

Dalam bursa saham, Investasi langsung memiliki arti yang mana kamu adalah investor sekaligus pengelola dari investasi kamu sendiri. Maksudnya kamu harus melakukan analisis, pemilihan saham serta mengambil keputusan untuk membeli atau pun menjual investasi kamu sendiri.

Kamu harus menjadi nasabah perusahaan yang mempunyai perizinan usaha sebagai Perantara Pedagang Efek atau PPE. Melalui PPE tersebut kamu mempunyai akses untuk ke bursa baik itu untuk menemukan penjual ataupun untuk menemukan pembeli.

Sementara Investasi tidak langsung, kamu tidak perlu berperan sebagai Investor sekaligus pengelola investasi tersebut sehingga kamu tidak perlu repot- repot untuk melakukan analisis, pemilihan saham serta pengambilan keputusan terhadap penjualan atau pembelian di bursa kamu sendiri.

Dengan kata lain ada pihak ketiga yang menjadi pengelola dari investasi kamu ini, pihak ketiga tersebut adalah Manajer Investasi atau MI. MI sendiri merupakan jasa Investasi yang bisa dimanfaatkan melalui Reksadana.

 Investasi Langsung lebih unggul dibandingkan Investasi Tidak langsung.

Dibalik penawaran keuntungan yang tinggi untuk masa yang akan datang, Investasi juga tidak terlepas dari berbagai Resiko yang tak lain bisa merugikan pihak Investor. Tak terkecuali untuk Investasi Langsung maupun Investasi tidak langsung.

Resiko yang mungkin terjadi jika melakukan investasi langsung misalnya jika para Investor mengelola sasaran investasinya sendiri seperti mempertimbangkan jual beli saham, sampai mengambil keputusan untuk transaksinya, maka Investor tersebut akan lebih mengetahui resiko dari tindakan yang akan diambil.

Sebab, Investor yang melakukan Investasi langsung (direct) dia akan langsung terjun pada pasar modal, sehingga seharusnya dia lebih memahami terhadap tingkat resiko yang akan didapatnya setiap dia mengambil keputusan.

Sementara Investasi tidak langsung, pihak Investor hanya menerima hasil dari pengelolaan MI, sehingga mereka tidak begitu memahami alur investasi di pasar modal tersebut.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *