Cara investasi reksadana online, Pemula pun pasti bisa

Bagaimana cara investasi reksadana online. Sudah diketahui kalau reksadana itu walaupun keuntungan tidak terlalu besar, tetapi lebih aman, apabila dibandingkan dengan jenis investasi yang lainnya.

Karena itu jika kamu tertarik untuk investasi pada bidang ini. Silahkan dibaca hingga selesai.

Cara investasi reksadana online bagi pemula

Kami akan jelaskan step by step supaya kamu mengerti.

1. Memilih platform

Yang pertama harus kamu lakukan adalah menentukan platform reksadana yang manakah yang mau kamu pilih. Karena sekarang ini tersedia cukup banyak pilihan. Yang paling mudah adalah di Tokopedia. Sebab rata-rata semua orang sudah memiliki akun di sini. Petunjuk yang disediakan di website tersebut sudah cukup jelas juga.

Kembali membahas tentang pemilihan platform. Kamu harus tahu kalau ada banyak reksadana online yang juga melibatkan manager investasi.

Untuk contoh-contoh platform yang lain adalah Bukalapak, Ipotfund, Bareksa.com. Ipotfund ini sering mengadakan undangan tutorial. Kamu bisa memanfaatkannya.

2. Kenali jenis-jenis reksadana

Ada beberapa macam jenis reksadana online. Di antaranya yakni reksadana pasar uang, saham, pendapatan tetap, terakhir reksadana campuran.

Untuk reksadana pasar uang ini antara lain Sertifikat Bank Indonesia, deposito berjangka, obligasi, dan surat berharga pasar uang. Kelebihannya adalah modal kecil 100 ribu pun bisa, resiko rendah, nilai aktiva bersih yang berkurang, likuiditas, dan lain-lain, return lebih besar dibanding deposito bank, dapat dicairkan kapanpun dan tak kena penalti walaupun belum jatuh tempo.

Reksadana pasar uang cocok untuk investasi jangka pendek. Pemilihan waktu investasi pun fleksibel 1 hari, 10 hari, dan seterusnya. Return tetap sama walaupun jangka waktu berbeda.

Selanjutnya mari membahas tentang reksadana pasar tetap.

Ini adalah penempatan dana kamu ke obligasi, komposisi minimal 80%. Obligasi atau surat utang ini contohnya adalah obligasi korporasi atau perusahaan, atau obligasi pemerintah.

Apa saja keunggulan dari reksadana pasar tetap? Modal awal murah mulai 100 Ribuan, return lebih tinggi dibanding deposito dan reksadana pasar uang, rata-rata di atas 10% / Tahunnya, tingkat pengembalian reksadana pasar tetap lebih stabil, Nilai aktiva bersih cenderung naik secara stabil.

Reksadana pasar tetap cocok bagi kamu investor yang memiliki karakter moderat dan konservatif. Yang mau modal awal aman dan bisa mendapat profit yang lumayan.

Waktu investasi termasuk jangka menengah mulai 1 s/d 3 tahun. Namun resiko lebih tinggi kalau dibandingkan dengan reksadana pasar uang. Meskipun memang return yang lebih tinggi juga, jadi masih worthed untuk kamu coba.

Selanjutnya, tentang reksadana campuran.

Alokasi dana pada jenis reksadana yang satu ini pada macam-macam instrumen keuangan dalam satu waktu, contohnya adalah surat utang, deposito, saham, hingga pasar uang.

Kelebihan dari reksadana campuran yakni profil resiko yang lebih rendah, di mana komposisi penempatan yakni 80% ke instrumen pasar uang dan surat utang.

Masih dalam reksadana pasar campuran, juga ada reksadana campuran berimbang dan dinamis. Kalau yang reksadana campuran berimbang ini profil resikonya lebih tinggi dan cocok untuk investor berpengalaman. Di mana komposisi dari penempatan dana berimbang 50% ke pasar saham, dan pasar uang.

Reksadana campuran dinamis memiliki profil resiko tinggi. Penempatan dananya lebih dinamis, ke pasar uang, instrumen obligasi, dan saham. Dengan kata lain, penempatan dana pada reksadana campuran dinamis itu tergantung ke pandangan manajer investasi. Walaupun terkadang keputusan manajer investasi bisa salah.

Reksadana saham, itu seperti apa?

Sesuai namanya, alokasi 80% ke efek saham, 20% ke pasar uang. Keunggulan dari reksadana saham adalah modal kecil start 10 Ribu saja. Kamu juga bisa beli di Bukalapak dan Tokopedia. Gampang sekali tidak ribet.

Return benar-benar tinggi kalau dibandingkan reksadana yang lain. Walaupun diikuti oleh resiko yang tinggi, ya hukum investasi ini.

Kalau kamu termasuk investor yang senang tantangan, dan tidak senang dengan profit yang sedikit maka reksadana saham adalah pilihan yang jitu. Kami sarankan kalau memang kamu masih kurang pengalaman dalam dunia investasi jangan pilih reksadana saham.

Waktu investasi cukup lama, lebih dari 5 tahun. Buat kamu yang sering butuh uang mendadak, kurang cocok rasanya memilih reksadana saham, sebab tak dapat dicairkan setiap waktu. Dibutuhkan 3 s/d 5 hari kerja semenjak transaksi pencairan.

3. Perhatikan ijin OJK

Setelah membahas panjang lebar tentang jenis-jenis investasi reksadana online pada point no 2 di atas, yang tidak kalah penting adalah kamu harus mengetahui tentang perijinan OJK.

Check terlebih dahulu perizinan produk reksadana, sekaligus check juga manajer investasi kamu. Pastikan memilih yang tidak meragukan. Kalau ragu kamu tolak saja tawaran investasinya.

Dengan pengecekan izin ini maka kamu sudah melakukan langkah pencegahan agar tidak kena tipu oleh investasi palsu yang dibuat oleh scammer. Hati-hati sekarang banyak penipuan yang bahkan memiliki kantor investasi juga. Sekali tertipu bisa puluhan juta!

Sebenarnya cukup mudah untuk mengetahui apakah investasi tersebut bodong atau tidak. Selain dengan melihat izin OJK. Kamu juga bisa melihat return yang ditawarkan. Terkadang ada yang menawarkan return yang tidak masuk akal, di luar return dari reksadana online pada umumnya.

Jika ini yang terjadi maka kamu harus waspada. Sebab 90% itu adalah investasi abal-abal. Yang siap untuk membawa kabur uang kamu.

Intinya sih izin Otoritas Jasa Keuangan ini adalah syarat mutlak yang harus dipenuhi oleh organisasi yang menawarkan jasa investasi reksadana.

4. Transaksi online

Di jaman serba online yang mengandalkan internet sekarang ini, bahkan investasi reksadana pun jadi semakin mudah. Kami akan membagikan aturan umum pendaftaran sekaligus transaksi yang dilakukan full online. Yuk langsung aja:

  • Isi formulir dan buka rekening. Beberapa ada juga yang memiliki syarat minimum setoran awal, hanya untuk membuka rekening. Fasilitas trading reksadana online akan dibuka setelah kamu memiliki rekening tersebut.
  • Kalau mau mulai trading maka harus setor uang dulu ke rekening yang sudah dibuat sebelumnya. Adapun proses pembelian reksadana secara online ini akan langsung memotong dana pada rekening. Kalau transaksi jual sebaliknya, dana akan masuk rekening yang sama.
  • Saat melakukan trading, kamu sebagai nasabah pilih reksadana. Masukkan order investasi semua dilakukan by system secara online. Berdasar pembuatan order itu bank pun akan memindahkan dana. Dana dipindahkan dari rekening nasabah menuju rekening reksadana. Biasanya T + 7, 7 hari sesudah transaksi.

Nanti akan ada laporan investasi. Di mana juga dapat kamu lihat secara online. Kurang lebih hampir sama semua seperti itu. Kalau ada aturan yang berbeda, mungkin itu adalah peraturan yang dibuat oleh broker.

Dalam pemilihan manajer investasi. Kamu juga harus melihat apakah produk yang hendak kamu pilih itu ada pada platform yang bersangkutan atau tidak.

~Stef

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *