Cara Memilih Saham Gorengan

Nemu nih, jadi mau saya kurasi aja, siapa tahu bisa bermanfaat juga bagi yang lain selain saya: Tips dan tutorial membeli saham gorengan!

Tahapan memilih saham gorengan

Gunakan tool kesayangan masing-masing untuk screening.

  1. Buka menu yang ada “Stock Gainer/Loser”.
  2. Pilih saham yang nominalnya kecil tapi volume transaksinya selalu besar dan konsisten.
    Jangan yang sekali-dua kali muncul lalu ilang.
  3. Ingat, yang diperhatikan volume tradingnya, bukan besar gainer atau losernya. Mangkanya saham yang dipilih bisa dari gainer (sedang naik) maupun dari loser (sedang turun).
  4. Catat saham-saham kecil yang volume tradingnya besar itu, lalu amati polanya. Mungkin ini memerlukan waktu beberapa hari/minggu.
  5. Pola terpenting yang harus kita dapat adalah:
    sahamnya konsisten aktif diperdagangkan, harganya naik/turun dalam waktu yang tidak terlalu lama, dan persentase harga naik/turunnya signifikan.
  6. Untuk saham yang sudah terpilih, amati di menu yang menampilkan data jual/beli broker dan jual/beli asing. Pilih volume.
    • Lalu jumlahkan 5 volume transaksi teratas. Baik dari sisi jual dan sisi beli. Lalu bandingkan. Sinyal beli adalah ketika volume beli lebih besar dari volume jual.
    • Demikian pula akan lebih baik kalau asing net buy.
  7. Walau saham nominal kecil, pastikan asing ikut jual/beli.
  8. Selain menu “jual/beli oleh broker” dan “net buy/sell asing”, menu berikutnya yang perlu diperhatikan adalah menu “Daily”, yang menampilkan harga saham secara harian.
    Ini juga untuk melihat pola, terutama pola naik/turunnya harga saham.
    • Jangan pernah membeli di harga tertinggi walaupun pada hari itu saham tersebut sangat aktif di-tradingkan. Tunggu saja sampai harga turun kembali.
  9. Untuk melihat aktivitas trading sebuah saham bisa dilihat di menu yang ada ‘bid-offer’ dan ‘tick’.

Kapan kita harus menjual saham gorengan?

Ya kalau harga sudah di atas harga beli. Saham nominal <100 itu naik 1 poin saja sudah >1%. Sudah di atas fee jual/beli sekuritas, baiknya jual 3-5%.

Tips ini cocok bagi yg bisa mantau layar. Jadi yang waktu untuk trading banyak.

Jadi mohon maaf kalau ini tidak cocok untuk Bapak/Ibu yang sibuk dengan pekerjaan.

Tapi mohon diingat, ini cuma pengalaman trading khusus saham nominal kecil. Juga, tentu saja dari analisa fundamental sangat bertentangan, karena mungkin saja bahkan kita tidak pernah mendengar nama perusahaan atau emitennya. Mungkin ini yang dinamakan saham gorengan.

Tapi sepanjang:

  • Sahamnya konsisten aktif diperdagangkan
  • Volume transaksinya selalu besar (ratusan ribu/jutaan)
  • Asing selalu ikut aktif trading
  • Harga cukup fluktuatif dalam rentang waktu harian/mingguan.

Most likely, aman.

Selamat mencoba.

via Penny Stock Indonesia

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *