Ciri-ciri investasi bodong: Website bagus belum tentu tidak SCAM

Penting untuk mengetahui ciri-ciri investasi bodong. Karena berbeda dengan investasi pada umumnya, seperti emas, saham, cryptocurrency, masih banyak sekali investasi bodong berkeliaran di internet.

Sulit mendapatkan uang kembali jika sudah tertipu. Mungkin memang bisa saja pendiri website investasi ditangkap. Tetapi persentase uang kamu kembali, walaupun sedikit saja sangat susah.

Oleh karena itu sebelum masuk lubang perangkap ini. Sebaiknya kamu berjaga-jaga dulu. Dengan begitu kerugian pun dapat dihindari.

Oke langsung aja kita lihat ciri-cirinya.

Ciri-ciri dari investasi bodong

1. Apakah ada izin atau tidak

Kamu harus lihat lebih dulu badan hukum yang menaungi di belakang website investasi itu. Untuk mudahnya lihat aja apakah ada izinnya atau tidak.

Karena lembaga keuangan apapun itu wajib punya badan hukum resmi dan izin usaha lengkap. Sehingga mereka pun jadi legal dalam memberikan pelayanan investasi dan finansial yang lain. Nantinya uang milik masyarakat yang bisa menjadi korban apabila tidak ada izin resmi dari pemerintah.

Bagaimana apabila situs atau layanan investasi yang menarik perhatian kamu beralasan jika izin masih diurus?

Ya kamu tunggu saja. Jangan langsung percaya begitu saja. Apalagi jika nilai investasi kamu mencapai puluhan juta rupiah. Kalau dari faktor perizinan saja sudah ada masalah, bagaimana ke depannya nanti? Karena untuk mendapatkan izin ini tidak mudah, ada banyak syarat yang harus dipenuhi oleh layanan investasi tersebut.

Jadi kalau investasi bodong sudah dapat dipastikan 100% tidak akan mendapatkan izin itu. Kecuali mereka mengaku-ngaku menggunakan izin palsu. Ini bisa saja terjadi.

Untuk mengetahui izin resminya itu. Kamu bisa check dari BI dan situs Bapepam. Karena lembaga ini yang bertanggung jawab dalam menaungi lembaga keuangan di Indonesia.

2. Lihat berapa hasil yang ditawarkan

Kamu juga bisa melihat dari berapakah hasil yang ditawarkan. Apakah masih masuk akal atau tidak. Rata-rata investasi bodong itu menawarkan hasil yang menggiurkan. Nilai ROI nya jauh lebih besar dibandingkan investasi pada umumnya.

Selain itu rata-rata menjanjikan kalau kamu akan mendapatkan hasil dalam waktu singkat. Tidak butuh waktu tahunan. Padahal investasi jangka pendek pun tidak bisa mendapatkan hasil hanya dalam waktu beberapa hari saja. Kalau investasi bodong biasanya berani menawarkan itu.

Pengelola investasi bodong juga menawarkan hasil fixed tiap hari atau bulan dari investasi kamu. Ini adalah hal yang tidak wajar. Karena tingkat suku bunga itu selalu berubah. Jadi tidak ada yang namanya hasil tetap bahkan dalam jangka waktu singkat, dan nominal yang besar.

3. Aset dasar tidak jelas

Tiap investasi yang ada, baik di Indonesia atau di belahan dunia lainnya, selalu mempunyai yang namanya underlying asset.

Buat kamu yang bukan anak Sarjana Ekonomi, dan bingung apa itu underlying asset. Jadi ini adalah aset dasar. Contohnya saja reksadana saham mempunyai underlying asset berupa saham. Di sini jelas.

Nanti apabila para investor menyetorkan dana, maka dana tersebut bukan lari entah ke mana, tetapi akan diinvestkan pada produk reksadana saham, dan dikelola manajer investasi. Jadi bisa tumbuh juga menghasilkan keuntungan.

Sama saja dengan investasi saham. Investor akan mendapatkan profit dari capital gain kenaikan harga saham pasar saat transaksi jual – beli. Tiap tahun juga akan mendapatkan yang namanya dividen, perusahaan yang membagi profit untuk pembeli saham.

Lalu sekarang kita lihat kondisi di investasi bodong terkait aset dasar.

Di dalam investasi bodong nanti pengelolaan dana investasi kamu tak ada kejelasan. Mungkin mereka menulis akan diinvest di sini, di situ, tetapi hanya tulisan saja, tidak ada bukti sama sekali. Biasanya hanya foto-foto saja. Walaupun kebanyakan foto-foto itu pun asal comot dari Google Images.

Jadi uang investor itu diputar di mana, bagaimana pengelolaannya agar dapat tumbuh dan dapat profit, semuanya tidak dijelaskan. Investor hanya bisa pasrah uangnya hilang ke antah berantah.

4. Menggunakan skema Ponzi

99% investasi bodong menggunakan skema Ponzi. Dan memang dengan menggunakan skema ini, investasi tersebut akan membayar, tetapi hanya awal-awal saja. Member yang join belakangan akan menanggung kerugian.

Selain itu member yang rakus juga akan menanggung kerugian. Misalkan join pada awal situs ini berdiri, sehingga berada di bagian paling atas di skema Ponzi, tetapi kemudian setelah dibayar dan merasa kurang, akhirnya join lagi.

Kalau sudah begini maka member tersebut akan masuk di skema Ponzi bagian bawah. Bisa saja kehilangan uang jika pemilik investasi bodong tiba-tiba melarikan diri.

Memang skema Ponzi ini termasuk modus penipuan investasi, dengan systemnya keuntungan yang dibayarkan ke investor itu didapatkan dari uang investor yang berikutnya. Jadi investor membayar investor.

System seperti ini merupakan system yang buruk. Karena pasti akan ambruk pada waktunya, tidak dapat bertahan lama.

Bagaimana mengetahui apakah layanan investasi yang ingin kamu ikuti itu menggunakan system Ponzi atau bukan. Gampang kok! Ada ciri-cirinya, yakni:

  • Kamu diajak terus menerus untuk menambah nilai investasi dengan iming-iming dapat profit yang lebih besar.
  • Banyak review negatif yang berkeliaran tentang website invest bodong itu. Karena itu kamu harus rajin-rajin cari info sebelum memutuskan untuk join.

5. Transparansi resiko tak ada

Kalau situs investasi yang sungguhan, atau layanan investasi yang PRO itu pasti memberikan informasi tentang resiko yang ada. Berbeda dengan investasi bodong. Biasanya mereka g investasi yang lain, tetapi mengaku kalau invest di mereka itu resiko sama sekali tidak ada.

Di dunia ini tidak ada investasi yang menjanjikan return besar dalam waktu singkat, tetapi dengan resiko NOL. Itu sudah jelas-jelas penipuan. Memang rata-rata investasi bodong itu berusaha mengincar sisi rakus pada manusia.

Bagi orang-orang yang sudah sering tertipu tentu akan mudah membedakan mana yang investasi bodong dan mana yang investasi real.

Kembali ke topik tentang transparansi resiko. Coba kamu lihat P2P. Ini adalah sebuah system yang real. Contohnya Koinworks. Mereka selalu menjelaskan mengenai resiko yang lebih besar untuk return yang lebih besar.

Karena di Koinworks ada beberapa debitur yang kurang meyakinkan, walaupun menawarkan return yang lebih besar. Pihak Koinworks di sini menjelaskan resikonya dengan gamblang tanpa ada yang ditutup-tutupi.

6. Customer service yang menghilang jika situs bermasalah

Memang kalau kamu menyadari ini berarti kamu sudah terlambat. Kamu sudah berada terlalu jauh di bawah di jaringan Ponzi / Ponzi Scheme. Di mana admin sudah bersiap-siap membawa kabur uang investor.

Contoh nyata adalah pada program MMM yang dulu sangat fenomenal. Sampai ada iklannya di mobil Taxi dan ada kantornya juga.

Begitu pembayaran bermasalah, pihak customer service MMM sama sekali tidak mau tahu dan menghilang. Hingga akhirnya para investor kecewa uang mereka hilang ditelan admin situs investasi bodong tersebut.

~Stef

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *