Ide bisnis di tengah demam gowes sepeda

Berawal dari meme ini (penjual sepeda di kala pandemi):

Ada ide bisnis, tapi tidak memungkinkan bagi saya lakukan sendiri, karena lagi merintis bisnis lainnya (pret), karena itu saya kurasi di sini saja oke.

Bisnis Rp1,5 juta/jam dengan modal di bawah Rp15 juta

Electric self transportation saat ini tergolong global hot niche dan kiranya siapapun bisa meraih keuntungan dengan mudah kalau produk yang dipilih tepat.

Ada ide untuk membuat local business atau bisnis offline lokal (skala kota alias Anda tidak perlu membidik pangsa pasar nasional terlebih dahulu) dan ini saya rasa adalah sesuatu yang semua orang bisa lakukan. Sepeda elektrik sama hot nya dengan sepeda pancal/kayuh/gowes, bisa dilihat dari Google Trends.

Ide bisnisnya:

Langkah 1: Belilah electric bike conversion kit with battery dari China seharga ~$150 atau di bawah Rp3 juta lah.

Langkah 2: Belajar bagaimana memasang/instalasinya.

Langkah 3: Ngiklan di koran lokal, iklannya kurang lebih “kami akan menyulap sepedamu menjadi elektrik hanya dengan Rp5 juta saja”
Harganya terserah, bisa 2x lipat atau berapapun

Langkah 4: Tunggu ada yang menghubungi.

Langkah 5: Pergi ke alamat customer dan install kit-nya.

Kalau berdasar teori ini ya bisa dapet sekitar Rp2 juta hanya dengan kerja 1-2 jam.

Tapi tentu saja kenyataan di lapangan seringkali berbeda dengan angan-angan, terlebih ini hanyalah ide mentah.

Dengan pendekatan begini, kita tidak perlu membuat website atau banyak akun media sosial untuk bisa mulai menghasilkan. WhatsApp business saja udah lebih dari cukup kayaknya ya. Tentu saja bikin channel lain selain WA juga perlu, tapi hal ini bisa dilakukan nanti saja kalau sudah fase scaling di bisnis Anda.

Lebih bagus lagi kalau Anda punya relasi yang bisa memperbaiki sepeda atau familier dengan elektronik, atau kontraktor deh, bisa langsung outsource saja, jadi Anda cukup fokus dengan penjualan.

Kalau ini gimana, kalau itu gimana

Kalau kit nya rusak gimana?

Bisa kompromi dengan dibuatkan perjanjian garansi dengan buyer, atau dengan supplier. Atau kalo tidak mau ribet ya replace saja dengan yang baru. Bisa juga dengan hire teknisi untuk melakukan reparasi.

Dapet dimana $150? Saya browsing kok pada 2x lipat?

Terakhir nemu di Aliexpress, Alibaba.

Kalo butuh inspirasi lebih detail, diskusi aja di bawah, sebisa mungkin akan direspon.

Sudah ada setidaknya 3 netizen luar yang bilang kalo ini ide bisnis yang legit, namun ya meski testimoninya tidak datang dari orang dengan kredibilitas terjamin alias just some random stranger on internet, tapi saya percaya kalo ini bisa berjalan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *