Investasi terbaik untuk pemula, Jangan sampai salah pilih!

Investasi terbaik untuk pemula cocok bagi kamu yang masih belum berpengalaman. Karena beberapa macam investasi itu memiliki resiko yang besar. Sehingga akan sangat disayangkan kalau sampai uang modalmu yang sudah didapatkan dengan susah payah menghilang.

Daftar investasi terbaik untuk pemula

Walaupun kamu memiliki modal minim pun tidak masalah. Sebab memang yang kami pilihkan ini tidak membutuhkan deposit yang banyak, bahkan beberapa cukup 100 ribuan saja. Oke langsung aja yuk:

1. Logam mulia

Ini adalah jenis investasi yang aman dan favorit di kalangan investor baru dan investor senior atau berpengalaman sekalipun. Sifat dari investasi ini juga fleksibel, di mana ini merupakan kelebihannya.

Kamu bisa mendapatkan logam mulai dengan alternatif ukuran yang berbeda. Ada logam mulia dengan ukuran kecil Cuma 0,5 gram hingga yang ukuran besar dengan bobot 100 gram.

Meskipun modal kamu kecil tetapi kamu bisa lebih leluasa berinvestasi. Cukup ratusan ribu rupiah saja sudah bisa. Jadi seperti menabung, sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit. Tetapi berbeda dengan menabung di bank ya, karena tingkat kenaikan harga logam mulia itu cukup signifikan per tahunnya.

Paling tidak kenaikannya itu melebihi nilai inflasi tahunan.

Keuntungan lain yang akan kamu dapatkan dengan investasi pada logam mulia adalah harganya yang relatif stabil. Dan seperti disebutkan sebelumnya jarang mengalami penurunan, selalu mengalami peningkatan. Itu masuk akal karena logam mulia tidak bisa dibuat oleh manusia, sehingga sumber dayanya terbatas. Lama kelamaan akan semakin tinggi harganya.

Walaupun kamu sekarang masih berstatus mahasiswa, tetapi boleh mencoba investasi logam mulia ini.

2. Deposito

Yang kedua ini juga dipastikan 100% aman. Kami berani bilang 100%, karena resikonya sama sekali tidak ada. Kecuali bank di mana kamu deposito itu tutup dan itu sangat jarang terjadi. Apalagi kalau kamu memilih bank yang berskala nasional atau yang milik pemerintah.

Jangan salah walaupun tidak memberikan keuntungan yang terlalu banyak tetapi banyak juga mahasiswa yang tertarik dengan deposito. Kelebihan dari deposito adalah bunga pendapatan investor akan stabil

Apabila kamu bertanya berapa suku bunga dari deposito ini. Antara 5 s/d 8%. Selain itu kalau investasi pada deposito maka kamu tidak harus repot-repot setiap hari mengecek. Berbeda dengan saham, di mana kamu harus meluangkan waktu untuk mengecek. Sebab ada kemungkinan harga saham anjlok.

Buat kamu investor pemula yang senang dengan investasi yang nyantai, memang deposito dapat menjadi pilihan.

3. Reksadana

Kalau sudah berbicara tentang investasi terbaik untuk pemula, maka reksadana harus tetap ada. Karena itu kami memasukkan reksadana dalam daftar ketiga ini. Sebab reksadana tergolong aman.

Potensi keuntungan yang diberikan oleh reksadana juga cukup besar. Faktor resiko kecil, walaupun memang tetap saja lebih aman di deposito dan logam mulia.

Nanti kalau berurusan dengan reksadana maka kamu akan berurusan juga dengan seorang manajer investasi. Modal awal kamu akan kamu setorkan pada manajer investasi tersebut. Karena itu harus dipastikan jika memang manajer investasi yang kamu pilih adalah yang terbaik.

Nantinya modal itu akan disebarkan ke beberapa macam produk berbeda. Istilahnya tidak menaruh telur dalam satu keranjang. Jadi bisa menurunkan persentase resiko yang harus kamu hadapi.

Untuk sukses dalam investasi reksadana ini kamu wajib memilih sebuah perusahaan investasi yang memang profesional dan diakui oleh OJK. Paling tidak perusahaan harus mempunyai reputasi. Jangan memilih perusahaan yang masih baru berdiri yang masih belum jelas.

4. Saham internasional

Untuk seorang investor pemula, jika ingin investasi pada saham. Maka diversifikasi harus dilakukan. Bisa dengan membeli saham di luar negeri. Sekarang di jaman serba online untuk melakukan itu caranya sangat mudah, kamu pasti bisa.

Jangan hanya dipikirkan tetapi dipraktekkan, jangan takut untuk mencoba. Kalau sudah mencoba pasti kok kamu berpikir, ah kok gampang sekali.

Oke lanjut. Ada alasan mengapa sebaiknya mencoba investasi saham luar negeri. Tahu sendiri kan kalau saham itu tak terbatas dalam negeri saja. Di luar juga banyak perusahaan-perusahaan yang bonafid.

Kalau kamu tidak percaya dengan apa yang kami tuliskan sekarang ini, kamu bisa mencoba membaca teori keuangan. Pasti disarankan juga untuk melakukan investasi saham pada pasar internasional bukan hanya pasar domestik saja.

Ingat, diversifikasi!

Sudah bukan hal yang aneh lagi kalau kamu Cuma investasi saham yang berasal dari 1 negara maka resiko akan lebih besar. Sebab bisa saja di negara tersebut terjadi gejolak politik sehingga otomatis harga saham di negara itu akan turun dan harga saham di luar negeri akan naik. Contohnya saja waktu pemilihan presiden tahun 2019 kemarin. Banyak harga saham perusahaan lokal yang anjlok.

Selain itu jika kamu melakukan investasi saham di luar negeri atau pasar internasional, maka kamu sudah membeli sebuah perusahaan yang memiliki skala global. Di mana tak hanya menjanjikan profit saja tetapi juga return yang lebih stabil.

Saran dari kami untuk kamu investor pemula, apabila mau investasi saham di luar negeri maka coba pasar Amerika saja. Sebab Wall Street merupakan market saham yang terbesar di dunia, ada banyak sekali alternatif pilihan saham dari perusahaan kelas dunia di sana.

Tapi sebenarnya ada resiko tidak kalau investasi saham pasar internasional ini?

Ada satu yang harus kamu perhatikan. Tidak lain adalah resiko valas. Karena nilai tukar dari mata uang Rupiah itu selalu berfluktuasi pada nilai mata uang dari valas.

5. Surat Berharga Negara / SBN

Mau cari investasi yang super aman lagi? Jawabannya adalah Surat Berharga Negara, sebab yang menerbitkan SBN adalah pemerintah RI. Bukan swasta.

Jadi ini sama saja dengan kamu melakukan investasi ke negara. Dahulu sebelum jamannya online, untuk melakukan investasi SBN kamu harus capek-capek dulu ke agen penjual, kemudian pembayaran transfer bank.

Tetapi sekarang sudah bisa dilakukan dari rumah lewat online. Walaupun ada virus Corona, kamu tetap bisa investasi dari rumah. Tidak usah ke agen penjualan dan tidak usah ke ATM untuk transfer.

Pilihan kanal penjual online juga ada banyak. Oia yang perlu kamu ketahui itu yakni terdapat beberapa jenis SBN di Indonesia yang ditawarkan oleh negara, antara lain:

  • Obligasi Negara Ritel: ORI merupakan surat utang negara, dijual oleh pemerintah pada investor ritel yang ada di pasar perdana domestik dan WNI.
  • Sukuk tabungan: Surat berharga Syariah Negara diterbitkan pemerintah, dengan perantara Kementrian Keuangan RI, untuk investor WNI.
  • Savings Bond Ritel: Yang terakhir adalah SBR. Ini adalah sebuah obligasi negara, dan dijual pada WNI, adalah salah satu alternatif investasi untuk pemula yang terjangkau, aman, dan pastinya profitable.

Apabila memang faktor keamanan jadi pertimbangan utama kamu. Maka SBN dapat jadi pilihan investasi yang menarik. Untuk persentase tingkat bunganya juga lebih tinggi dibandingkan tabungan dan deposito.

~Stef

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *