Investasi untuk anak muda yang semua bisa mengerjakan

Penting sekali investasi untuk anak muda dilakukan semenjak dini. Karena sekarang ini mencari uang harus dilatih semenjak muda. Apalagi ini adalah investasi, di mana dibutuhkan waktu yang tidak sebentar agar bisa sukses, sehingga nanti masa tua bisa pensiun dengan passive income tiap hari.

Ide-ide investasi ini sebaiknya dicoba sebelum usia kamu 30 tahun

1. Reksa Dana

Yang pertama adalah investasi reksa dana. Dapat dibilang kalau yang ini tidak membutuhkan modal yang besar, walaupun modalmu kecil tidak masalah, sebab reksa dana ini hanya membutuhkan nominal rendah saja.

Sekarang sudah tersedia cukup banyak platform, sehingga kamu pun bisa memilih yang mana yang paling sesuai untuk kamu. Lalu apa yang perlu kamu lakukan agar tidak melakukan kesalahan investasi reksa dana ini? Kamu harus bisa membaca prospektus sekaligus memilih MI atau Manajer Investasi yang tepat.

Pastikan mencari manajer investasi yang memang sudah berpengalaman dalam pengelolaan dana investasi…

Untuk macam reksa dana sendiri ada beberapa. Tetapi untuk kamu yang memang masih baru mencoba terjun dalam bidang investasi ini sebaiknya mencoba reksa dana pasar uang dan reksa dana campuran, jangan yang lainnya dulu. Jangan lupa untuk selalu menghitung resiko dan keuntungan masing-masing reksadana, dan sesuaikan dengan kemampuan kamu.

2. Emas

Dapat dibilang kalau investasi emas ini adalah investasi yang paling aman. Karena keterbatasan jumlah emas di seluruh dunia. Sehingga seiring waktu pasti akan semakin naik. Tetapi memang kekurangan dari investasi ini adalah membutuhkan waktu yang sangat lama untuk bisa mendapatkan profit yang lumayan.

Kalau sebentar-sebentar saja, jangan masuk dalam investasi ini. Karena banyak ruginya. Khusus untuk yang berpikir jangka panjang saja.

Dengan investasi emas ini maka kamu tidak butuh analisis panjang lebar. Berbeda dengan investasi lain yang membutuhkan analisa teknikal yang cukup. Nah apabila memang kamu tertarik investasi emas ini, maka kamu wajib menyisihkan pendapatan bulanan secara rutin, karena memang harga emas sekarang ini cukup mahal.

Untuk jangka panjang harga emas termasuk fluktuatif. Ini juga penting untuk kamu ketahui. Kamu dapat mencoba menabung emas pada bank emas, kemudian meraup profit dari itu.

3. P2P

Kepanjangan dari Peer-to-Peer Lending. Teman saya yang ikut Bitcoin dan mendapatkan profit dari cryptocurrency tersebut juga aktif investasi P2P ini. Padahal umur dia sudah di atas 30 tahun. Memang lebih baik terlambat dibandingkan tidak ikut sama sekali sih.

Sekarang ini di tanah air P2P sudah cukup populer sebagai sebuah sarana investasi. Sebenarnya bagaimana konsep dari investasi yang satu ini…? Apakah berprospek atau tidak…? Mari baca lebih lanjut.

Cara kerjanya adalah dengan kamu meminjamkan uang kamu ke peminjam untuk macam-macam kebutuhan, rata-rata untuk pengembangan bisnis mereka. Beberapa ada juga yang untuk peminjaman pendidikan.

Nominal pun sangat rendah, bahkan untuk kamu yang ingin coba-coba dengan 100 Ribu Rupiah juga bisa. Kalau potensi profitnya itu berapa? Rata-rata menawarkan bunga efektif per tahun 18%. Lebih besar dibandingkan kamu menabung di BANK pastinya.

Sekarang yang menjadi pertanyaan, sebenarnya P2P itu cocok dilakoni oleh siapa saja…?

Yang cocok adalah para anak muda yang memiliki nominal modal tak terlalu banyak. Di mana pada system P2P ini para pendana bebas memilih sendiri mau dikemanakan dana yang mereka miliki, maksudnya mau dipinjamkan ke debitur mana saja. Dilihat dari faktor resiko, durasi, dan berapa potensi keuntungan yang ditawarkan.

Ada website P2P yang menawarkan dana proteksi. Di mana dana ini akan didistribusikan untuk dana ganti rugi pada pemegang dana jika debitur tak dapat membayar dana pinjaman mereka.

4. Properti

Buat yang tidak mau pusing, sama seperti investasi emas, investasi properti juga tidak beresiko. Karena bagaimanapun pasti harga properti itu naik terus. Di mana jumlah penduduk dari waktu ke waktu selalu bertambah. Sementara jumlah properti itu terbatas, karena keterbatasan lahan. Jadi memang ini adalah sarana investasi yang bagus sekali.

Mungkin kamu berpikiran kalau kamu masih muda, maka tidak bisa investasi dalam bidang properti. Apa itu benar?

Itu salah banget, karena sekarang ini sudah banyak anak muda yang invest dalam properti. Apalagi sekarang ini cukup banyak rumah yang dijual. Yang penting adalah kamu memiliki pendapatan bulanan, sehingga pembelian properti pun bisa dicicil. Kan kamu tidak harus serta merta bayar langsung lunas, bisa dengan kredit.

Kalau memilih properti juga sesuaikan dengan kemampuan kamu. Ingat kalau harga properti di tempat yang strategis itu pasti mahal, begitu pula kalau kamu nyicil, kalau kamu memaksa nyicil di tempat yang sangat mahal, sementara gajian kamu tidak cukup. Namanya bukan investasi tetapi bikin bangkrut diri sendiri.

Jika kamu pintar-pintar dan bersabar dalam mencari properti. Maka kamu akan bisa mendapatkan properti di kawasan yang berprospek untuk naik, dan dengan cicilan rumah yang ringan.

Strategi yang tepat untuk kamu yang ingin invest di bidang properti adalah dengan memilih properti yang baru dibangun, dan dibangun di tanah yang lokasinya tidak strategis tetapi memiliki potensi akan ramai pada masa depan. Intinya sekarang kamu beli rumah, seiring waktu, nanti kamu bisa menjualnya dengan harga yang lebih mahal.

Sebenarnya prinsip dari investasi sederhananya ya seperti itu. Banyak Youtuber yang pencari konten, membuat ribet teorinya. Padahal ya Cuma sederhana aja seperti ini kok.

5. Apartemen

Sebenarnya ini masuk dalam kategori properti juga. Cuma akan kami pisah. Sebab apartemen ini cukup mendetail.

Sekarang ini di kota besar harga lahan sangat mahal. Karena itu banyak orang yang ingin tinggal di tengah kota jadi tidak bisa. Solusinya adalah dengan tinggal di apartemen.

Jaman sekarang setiap waktunya selalu ada apartemen baru di daerah yang strategis di tengah kota besar. Untuk itu kamu bisa membeli apartemen yang memang dibangun oleh developer yang terpercaya. Jadi kamu investasi membeli apartemen ini. Belilah ketika baru dibangun atau masih lahan kosong, jangan beli yang sudah jadi, karena harganya pasti sangat mahal dan kurang direkomendasikan untuk investasi, kecuali uang kamu Milyaran ya lain cerita.

Kalau beli properti itu rata-rata dijual lagi, contohnya rumah dan tanah. Tetapi kalau membeli apartemen kamu bisa menyewakan lagi apartemen tersebut. Bahkan sekarang juga ada aplikasi yang membantu kamu untuk mencari penyewa apartemen.

Apabila memang harga apartemen tersebut sudah sangat tinggi dan banyak peminatnya. Kamu bisa mencoba menjualnya. Kalau harganya cocok ya sah-sah aja dijual. Tapi kalau harganya masih terlalu murah maka jangan dijual dulu, tapi disewakan aja, sehingga kamu pun bisa dapat passive income per bulannya.

via Stefan

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *