Mengenal Investasi Jangka Pendek dan Keuntungannya

Apa itu Investasi Jangka Pendek ? Dan seperti apa contoh Investasi jangka pendek? Serta bagaimana keuntungannya?

Pertanyaan tersebut munkin pertama kali terlintas ketika anda mendengar istilah Investasi Jangka pendek. Secara sederhana, Investasi jangka pendek adalah sebuah investasi atau penanaman modal terhadap suatu objek (perusahaan atau perorangan) dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan dalam jangka waktu pendek.

Investasi jangka pendek sendiri bisa diartikan sebagai investasi yang bisa didanai atau dicairkan dari kelebihan dana perusahaan  yang bersifat sementara dengan maksud bisa jadikan hak milik dalam jangka waktu kurang dari dua belas tahun.

Tujuan Investasi Jangka Pendek

Setiap Investasi tentunya mempunyai tujuan untuk memperoleh keuntungan dari penanaman modal yang dilakukan, tak terkecuali investasi jangka pendek sendiri. Akan tetapi tidak hanya itu saja, investasi jangka pendek memiliki beberapa tujuan lainnya.

Adapun tujuan dari Investasi jangka pendek adalah untuk mendapatkan penambahan dana, memanfaatkan cash flow yang berlebih,

 Jenis Investasi Jangka pendek

Adapun jenis- jenis dari Investasi jangka Pendek adalah sebagai berikut :

  • Akun Tabungan Bank

Mengapa Akun tabungan bank bisa dikategorikan Investasi jangka pendek?, sebab Akun tabungan bank memiliki kemudahan dalam mencairkan dana, akan tetapi juga menawarkan hasil yang rendah.

  • Sertifikat Deposito

Ketika kamu melakukan Investasi uang dalam bentuk sertifikat deposito, itu berarti kamu setuju untuk tidak mencarikan dana tersebut dalam jangka waktu yang ditentukan dengan keuntungan yang lebih tinggi. Waktu sertifikat deposito sendiri yaitu 3 bulan hingga 5 tahun.

Selain itu Sertifikat Deposito bisa diasuransikan, jadi bisa dijadikan sebagai sarana investasi jangka pendek yang aman dengan keuntungan yang wajar.

  • Reksadana

Reksadana terbagi menjadi 2 jenis yaitu Reksa dana pasar uang dan Reksa dana pendapatan tetap.

Reksa dana pasar uang sendiri ialah dana yang akan diinvestasikan terhadal instrumen pasar uang seperti sertifikat deposito, surat berharga pasar uang dan sebagainya.

Sedangkan Reksa dana pendapatan tetap adalah dana yang diinvestasikan sebanyak 80% terhadap instrument surat berharga dengan basis obligasi ataupun utang.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *